Judul Yang SEO Dan Human Friendly Tapi Menjebak

Ketika melakukan penelusuran menggunakan search engine, saya sering menemukan judul-judul yang menjebak. Namun demikian saya yakin bahwa itu bukanlah kesengajaan melainkan hanya karena kurang pas memilih kata-kata. Dan celakanya search engine secanggih apapun belum mampu mendeteksi bahwa judul-judul tersebut sebenarnya tidak relevan dengan konten yang ada. Agar lebih jelas saya berikan contoh.

Membuat Template Blogger Valid HTML5, demikian kira-kira salah-satu esensi judul yang sering saya temukan. Karena judulnya sangat menarik maka saya baca dengan cermat hingga selesai. Dan setelah itu saya malah jadi sedikit bingung. Tidak ada satupun uraian tentang cara membuat template. Dari awal hingga akhir artikel tersebut menjelaskan tentang bagaimana caranya memodifikasi sebuah template yang belum valid HTML5 menjadi valid. Akhirnya saya berkesimpulan bahwa penulisnya telah menggunakan kata-kata yang yang tidak tepat untuk judul. Dan semestinya judul yang relevan dengan konten tersebut ditulis seperti ini : Memodifikasi Template Blogger Agar Valid HTML5.

Dengan menggunakan judul Memodifikasi Template Blogger Agar Valid HTML5, maka kita akan tahu tentang beberapa hal yaitu :

Ada template yang belum valid HTML5,
Penulisnya hendak menjelaskan mengenai cara-cara memodifikasi bahwa template tersebut menjadi valid HTML5.

Kasus lain, ini terjadi ketika dulu saya masih berlangganan paket internet 256kbps. Banyak judul-judul di internet yang kira-kira seperti ini : Meningkatkan Kecepatan Internet. Setelah saya bolak-balik mengikuti instruksi yang ada pada artikel-artikel tersebut, ternyata tidak ada peningkatan yang berarti.

Setelah dipelajari, arah artikel-artikel tersebut adalah bagaimana caranya mengoptimasi kecepatan internet, bukan mempercepatnya. Jadi bila saya berlangganan paket 256kbps saat itu, kemudian hanya bisa bekerja sebesar 200kbps, maka perlu dioptimasi agar yang 256kbps itu termanfaatkan semuanya. Dan langkah optimasi baru akan terasa apabila memang ada setingan-setingan dari komputer saya yang kurang maksimal baik dari sisi hardware maupun softwarenya. Kemudian bila saya benar-benar ingin mempercepat koneksi internet, maka yang benar adalah upgrade paket.

Maka demikianlah, selain memperhatikan faktor SEO yang notabene diaudit secara otomatis oleh engine, nampaknya kitapun harus pula cermat terhadap kaidah-kaidah dasar di dalam memilih kata-kata yang cocok, terutama untuk yang prinsip seperti judul. Jangan sampai mengecoh pembaca.

Bila saya merasa terkecoh oleh sebuah judul di blog, sebenarnya masih bisa asyik-asyik saja, karena besar kemungkinan kesalahan menulis judul tersebut karena tidak disengaja. Setelah tuntas sebuah artikel di blog saya baca, ya tinggal manggut-manggut saja dan mempraktekkan isinya jika itu berupa tutorial. Namun lain masalah jika kesalahan judul itu dilakukan oleh portal-portal berita, terlebih yang sudah memiliki popularitas, suka agak jengkel. Agak jengkel karena besar kemungkinan memang sengaja dan dimaksudkan agar pembaca terpancing atau penasaran membaca isinya. Dan setelah dibaca ternyata antara judul dan isi tidak relevan.

Di sekolah, dalam pelajaran bahasa Indonesia tentang menulis karangan, karya tulis, ataupun artikel sebenarnya telah secara rinci dijelaskan mulai dari tahapan menentukan tema, menentukan judul, menentukan pokok-pokok pikiran pada setiap paragraf, hingga mengisinya menjadi rangkaian utuh. Sekarang tinggal bagaimana implementasinya di lapangan.

Apa yang saat ini menjadi tantangan secara umum bagi para penulis di belantara maya internet adalah bagaimana caranya menggabungkan gagasan si penulis, ilmu dasar menulis dari sekolah, tuntutan SEO friendly dari search engine, serta selera pembaca. Yang disebut terakhir ini sungguh dahsyat. Bagaimana tidak, sebaik apapun kualitas suatu tulisan, bila sebagian besar pembaca tidak berselera terhadapnya, maka tercampaklah ia menjadi sesuatu yang nyaris tidak berguna.

Demikian artile singkat saya. Mohon maf bila banyak kekurangan.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

5 comments: