Sejumlah Inovasi Yang Seakan Hanya Rumor


Tak pelak bahwa teknologi informasi sangat pesat perkembangannya. Selalu lahir inovasi-inovasi baru dalam rentang antara yang pendek. Namun demikian tidak semua inovasi tersebut terealisasi secara mulus. Beberapa di antaranya malah terkesan seakan hanya rumor. Karena itulah posting saya kali ini berjudul Sejumlah Inovasi Yang Seakan Hanya Rumor.

Seakan hanya rumor, artinya bukan rumor tapi kesannya seperti rumor.  Di antara yang mungkin masih melekat dalam ingatan kita adalah :

HTML5

Isu penerapan HTML5 pernah sedemikian kuat merebak. Para template designer berlomba-lomba menyajikan karya-karyanya dengan penekanan pada Valid HTML5. Namun lucunya, dari sisi para penyedia layanan sekaliber Google dan Blogger justru anteng-anteng saja.

Mereka sendiri seperti enggan mengimplementasikan HTML5. Akhirnya template-template tersebut seperti bertepuk sebelah tangan. Karena percuma saja sebuah template telah valid HTML5 tetapi para penyedia layanannya sendiri tetap bertahan pada HTML versi sebelumnya.

Tanda yang paling jelas bahwa template valid HTML5 bertepuk sebelah tangan adalah ketika beberapa widget penting Blogger justru tidak berfungsi ketika disandingkan dengan template-template tersebut di atas.

Yang namanya para desainer template tentu punya pikiran yang logis. Mengapa pula bersusah-payah membuat template valid HTML5 bila hasilnya justru mengecewakan. Maka dengan segala kesadaran penuh, banyak di antara mereka yang kembali menggunakan format lama.

Accelerated Mobile Pages (AMP)

Sejak tahun kemarin isunya lumayan kuat, namun entah mengapa implementasinya justru terkesan mandek. Bahkan hingga hari ini, di Indonesia, saya memperhatikan hanya ada satu blog yang telah mencoba menerapkan AMP. Blog tersebut adalah AMP HTML PROJECT.

Tentang AMP ini saya sendiri masih meraba-raba. Ada semacam kekhawatiran jangan-jangan akan kembali seperti kasus HTML5.

Secara teknis nampaknya AMP ini adalah inovasi lanjutan setelah Responsive Web Design yang boleh dikata telah sukses dan populer pengimplementasiannya.


Bila RWD lebih menitikberatkan pada kinerja tampilan, maka AMP ini fokus pada efisiensi dan kecepatan.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: