Adakah Hikmah di Balik Kasus Jessica Kumala Wongso?

Adakah Hikmah di Balik Kasus Jessica Kumala Wongso?

Penulis menaruh empati yang dalam kepada Edy Darmawan Salihin, ayahanda almarhumah I Wayan Mirna Salihin. Nama yang disebut terakhir adalah korban pembunuhan menggunakan instrumen Natrium Sianida, suatu zat kimia yang digolongkan sebagai racun yang sangat berbahaya.

Menurut Edy Darmawan Salihin, kasus ini sesungguhnya simpel, tapi dibuat rumit. Menurut Edy, kerumitan itu datang dari kuasa hukum Jessica yang senantiasa ngotot membela terdakwa. Namun Edy juga sering mengeluarkan pernyataan bahwa ia memaklumi naluri, posisi, dan peran kuasa hukum yang tentu akan membela kliennya.

Ngotot sebagaimana yang dimaksud Edy adalah counter demi counter, atau penolakan demi penolakan dari pihak kuasa hukum Jessica, terhadap pembuktian-pembuktian yang telah jelas.

Dalam pandangan awam penulis, kasus ini mungkin saja memiliki hikmah yang berbeda-beda bagi setiap segmen atau pihak. Pandangan ini berangkat dari fakta bahwa persidangan demi persidangan diekspose sedemikian terbuka. Bahkan bisa jadi over expose.

Hikmah bagi Edy Darmawan adalah ia menerima sedemikian banyak empati dari masyarakat luas. Bukan hanya karena putrinya tewas dibunuh, tapi lebih karena total action-nya dalam mengupayakan keadilan.

Selanjutnya hikmah bagi para hakim dan jaksa adalah terpampangnya peluang untuk unjuk kemampuan secara maksimal berdasarkan kaidah-kaidah hukum yang berlaku. Bagi mereka ini tentu merupakan tantangan tersendiri, mengingat kasus pembunuhan menggunakan instrumen Natrium Sianida adalah langka.

Untuk pihak Olivier Cafe khususnya, dan cafe sejenis umumnya, hikmahnya sudah jelas. Popularitas Vietnamese Coffe di Indonesia melonjak drastis dan ini tentu berdampak pada revenue mereka.

Bagi sejumlah televisi swasta dan media pemberitaan lain, kasus ini adalah komoditi untuk meraup rating. Memang, ada sejumlah pihak yang menyayangkan sikap sejumlah televisi swasta yang terkesan over expose hingga seperti sidang tandingan.

Hemat penulis, sikap sejumlah televisi swasta tersebut masih dalam batas yang normal.

Lalu apa hikmah bagi publik? Sungguh variatif, mulai dari sekedar hiburan hingga untuk menambah wawasan. Penulis sendiri berusaha untuk memperkaya wawasan, mulai dari perihal psikologi hingga delik hukum.

Selanjutnya : Teknologi Mengungkap Misteri

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: