Si Astrajingga Alias Cepot Memang Sudah Layak Populer di Dunia

Si Astrajingga Alias Cepot Memang Sudah Layak Populer di Dunia

Benakku beberapa hari ini dipenuhi pertanyaan, "Mengapa Google sedemikian mau "merendah" untuk memasang sampul wayang golek?"

Akhirnya aku menemukan jawabannya, dan itu berasal dari eksistensi Youtube. Ceritanya begini :

Youtube sebagai salah-satu anak emas Google sedemikian banyak memuat rekaman pertunjukkan wayang golek, khususnya Asep Sunandar Sunarya.

Tentu saja rekaman pertunjukkan tersebut diunggah oleh mereka yang gemar wayang golek dan memiliki materi hasil rekamannya.

Rekaman-rekaman pertunjukkan wayang golek itu sangat banyak ditonton oleh pemirsa Youtube, alhasil ratingnya sangat tinggi. Dan Google pasti tahu tentang hal ini.

Dari rating tinggi itulah si mamang Google memutuskan untuk menjadikan wayang golek sebagai sampulnya. Dan sebenarnya itupun spesifik, yakni bertemakan pertunjukkan Asep Sunandar Sunarya.

Wajar bila Asep Sunandar yang jadi ikon karena ia semasa hidup adalah juga dosen terbang mancanagara untuk urusan seni pertunjukkan wayang golek ini.

Walau fokusnya pada Asep Sunandar, tak pelak seni pertunjukkan wayang golek secara umum jadi naik popularitasnya di mancanagara akibat sampul tersebut.

Lho koq malah wayang golek yang lebih dahulu dijadikan sampul, bukankah di Indonesia banyak jenis wayang lain yang juga ada di Youtube? Jawabannya kembali pada persoalan rating akibat mana yang lebih banyak ditonton. Dan saya yakin, wayang jenis lainpun berpotensi besar dijadikan Doodle oleh Google.

Dan hingga di sini saya menyimpulkan bahwa : Bukan pihak Google yang merendah, tetapi memang wayang goleknyalah yang telah memenuhi kriteria layak populer.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments:

Terima kasih bila anda berkenan berkomentar secara relevan.
Dan tunggu kunjungan balik saya ke situs anda.