Pemeliharaan Dan Perawatan Personal Computer (1)

Apakah perbedaan pengertian dari pemeliharaan dengan perawatan? Ijinkan penulis untuk menjelaskannya berdasarkan prinsip-prinsip maintenance yang pernah dan sedang dijalani selama ini sebagai praktisi.

Pengertian pemeliharaan adalah sejumlah upaya pencegahan agar suatu barang tidak cepat rusak atau mengalami penurunan kinerja. Adapun perawatan adalah sejumlah upaya perbaikan pada suatu barang ketika mengalami kerusakan atau penurunan kinerja. Singkatnya, pemeliharaan adalah upaya pencegahan sedangkan perawatan adalah upaya perbaikan.

Perlu ditekankan, bahwa istilah perbaikan di sini adalah upaya mengembalikan kondisi barang atau peralatan kepada standar kinerja sebelum kerusakan, jadi tidak bersifat meningkatkan. Adapun istilah memperbaiki kinerja yang bermakna peningkatan, lebih tepat jika disebut upgrading.

Istilah barang sebagaimana ditulis di atas secara prinsip bisa pula diganti objeknya menjadi manusia. Pada manusia berlaku hal normatif yaitu menjaga kesehatan (pemeliharaan, pencegahan) dan berobat (perawatan, pengobatan). Kemudian dengan prinsip bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati maka penulis akan mendahulukan pembahasan mengenai pemeliharaan.

Pemeliharaan Spasi Media Simpan (Storage)

Secara default media simpan pada pc adalah harddisk. Di sana tersimpan Operating System, Program, dan File atau yang lazim disebut Data.

Pemeliharaan terhadap media simpan di antaranya adalah dengan memberikan spasi yang cukup. Kecukupan spasi tersebut bila sesuai standar, di kisaran maksimal sekitar 10%, ditandai oleh warna biru pada bar-nya. Dan warna merah menunjukkan bahwa harddisk memiliki spasi yang kurang, mendekati atau sudah penuh.

Apa dampak dari penuhnya harddisk? Beberapa di antaranya adalah :

Yang pasti anda tidak bisa lagi menginstalasikan program baru dan menyimpan file,
Pada beberapa program, misalnya saja Adobe Photoshop, akan macet saat melakukan proses. Itu terjadi karena program tersebut memerlukan penyimpanan sementara terhadap proses berjalan. Dan penyimpanan sementara tersebut memanfaatkan spasi harddisk yang ada.
Dalam kasus yang parah, Operating System akan crash. Ini terjadi misalnya di saat terjadi Windows update atau antivirus update.
Dalam kasus yang tidak terlampau parah, semua berjalan tetapi mengalami penurunan dari segi respon serta kecepatan.

Kiat-Kiat Memelihara Spasi Harddisk

Berdasarkan pengalaman, dalam menentukan Sisa Spasi Harddisk, yang terbaik adalah 2.5 x kapasitas RAM. Ini diambil bila RAM yang digunakan maksimal 4GB. Dan bila kapasitas RAM di atas 4GB, maka spasi sebesar 5 - 10% dari kapasitas partisi sudah cukup.

Dalam kondisi yang ada pada penulis (saya), PC memiliki dua partisi dimana C diberikan ukuran sebesar 100GB. RAM yang digunakan adalah 4GB. Diberi sisa spasi (dibiarkan kosong) sebesar 10GB. Kebetulan sama antara perhitungan 2.5 x kapasitas RAM atau 10% dari ukuran partisi C.

Untuk partisi lainnya, misalnya saja partisi D, sebenarnya sudah tidak lagi krusial apabila spasi pada partisi C tidak over limit. Tidak krusial dalam pengertian sangat kecil kemungkinannya menyebabkan PC hang atau crash. Resikonya hanyalah anda tidak bisa lagi menyimpan file baru. Jika anda tetap mau menerapkan Quote Limit, maka 2% dari ukuran partisi juga sudah cukup.

Pada partisi D inilah saya menyimpan berbagai file atau data kerja. Dan untuk file-file berukuran besar, tetapi tidak sering penggunaannya, saya melakukan kompresi menggunakan zip atau rar.

Untuk file gambar, saya mereduksi ukurannya menggunakan cara seperti yang tertuang dalam artikel yang berjudul Cara Mengurangi Ukuran Gambar Secara maksimal Tanpa Mengurangi Kualitas.

Materi pemeliharaan tentu saja bukan hanya dari sisi storage. Pada tulisan atau artikel mendatang akan diuraikan bentuk pemeliharaan terhadap komponen pc lainnya.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: