Jumlah Pengunjung Blog dan Keberuntungan

Jumlah Pengunjung Blog dan Keberuntungan - Apakah anda seseorang yang yakin seratus prosen pada faktor-faktor teknis untuk menentukan suatu kesuksesan? Misalnya saja sukses meraih trafik tinggi pada situs yang anda kelola? Jika jawabannya adalah ya, maka anda tidak perlu meneruskan membaca opini ini. Tetapi bila tidak, maka mari kita meneruskannya.
Demi memperoleh trafik tinggi, apakah hal-hal seperti ini yang telah anda lakukan :
  1. Melakukan SEO Onpage semaksimal mungkin?
  2. Melakukan SEO Offpage seoptimal mungkin?
  3. Melakukan riset keyword seteliti mungkin?
  4. Menulis artikel dengan topik semenarik mungkin?
Jika jawabannya adalah ya, dan memang pada kenyataannya semua telah optimal, tapi trafik tinggi tidak juga anda peroleh, maka hanya ada satu pernyataan yang harus anda pertimbangkan yaitu : Anda belum beruntung, teruslah mencoba!

Anda yang saya maksud di sini adalah juga berlaku untuk diri sendiri karena jujur saja, saya sendiri merasa belum beruntung.

Situs yang saya kelola ini belum genap setahun, masih sangat muda, tetapi ini bukan satu-satunya alasan mengapa trak yang saya peroleh belum tinggi, tidak lebih dari 250 pv saja rata-rata per hari. Atau terkadang saya cukup merasa beruntung karena pv mencapai 1000 lebih. Masih sangat rendah tentunya. Sungguh tidak bisa dijadikan alasan karena ada pula situs yang berusia sama tetapi trafiknya telah cukup tinggi.

Menggantungkan diri pada keberuntungan tentu bukan hal yang benar, tetapi terlalu yakin pada hal-hal teknis juga keliru. Maka yang terbaik adalah melakukan penanganan teknis semaksimal mungkin sambil berbesar hati ketika hasilnya belum sesuai harapan.

Bagaikan Undian Doorprize

Untuk memperoleh doorprize, maka ada beberapa hal yang harus anda penuhi yaitu :
  1. Anda terdaftar sebagai undangan,
  2. Anda datang pada undangan tersebut,
  3. Anda memegang nomor undian,
  4. Nomor anda terpilih saat diundi,
  5. Anda datang saat dipanggil.

Nah seperti itulah kira-kira nasib postingan-postingan para Blogger. Selain harus memenuhi syarat-syarat teknis maka hal yang non teknis seperti pada poin (4) di atas sangat mungkin ikut menentukan.

Saya hanya ingin menegaskan bahwa dalam kasus seseorang memperoleh doorprizepun tetap harus ada unsur-unsur yang merupakan usaha manusia, jadi tidak semata-mata bergantung pada keberuntungan. Poin (1) s/d poin (3) adalah interpretasinya.

Dulu saya sempat beranggapan, bahwa manusia dengan kehendak bebasnya, bisa menentukan nasib sendiri. Dan Allah hanya bertindak sebagai fasilitator.

Namun anggapan itu berubah seiring dengan waktu. Allah tidak hanya bertindak sebagai fasilitator. Dia juga bertindak sebagai pengendali dan pengambil keputusan.

Manusia, jangankan mampu mengendalikan hati orang lain. Mengendalikan hati diri sendiripun terkadang tidak sanggup. Sungguh, hanya kepadaMU semua akan kembali. Dengan keadaannya masing-masing.

Jika anda mampu menggerakkan hati orang lain, tentulah saat ini blog-nya telah dikunjungi oleh jutaan, puluhan juta, atau bahkan ratusan juta orang per hari. Karena hati mereka anda gerakkan untuk membuka blog yang anda miliki.

Berusaha, itulah yang wajib dilakukan manusia. Dan terkait dengan trafik sebuah blog atau website, maka kecepatan akses memegang peranan penting. Relevan dengan hal itu, saya telah menulis artikel dengan judul :

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: