Menambahkan Rich Snippet Pada Halaman atau Postingan Tertentu

Menambahkan Rich Snippet Pada Halaman atau Postingan Tertentu


Rich Snippet, atau yang dalam bahasa Indonesia diistilahkan sebagai Cuplikan kaya, dimaksudkan untuk mempromosikan postingan secara lebih informatif. Dengan demikian postingan bisa lebih SEO Friendly.

Ada tiga macam format yang dapat digunakan untuk menampahkan Cuplikan Kaya pada sebuah postingan yaitu : Microdata, RDFA, dan JSON-LD.

Microdata dan RDFA sangat baik digunakan untuk niche blog, yaitu suatu blog yang mengkhususkan diri pada bahasan spesifik, misalnya saja tentang review restoran. Hal ini dikarenakan ketika kita menerapkan Microdata atau RDFA maka secara prinsip akan berlaku untuk semua postingan. 

Contoh format Microdata :


<div itemscope itemtype="http://schema.org/Review">
  <div itemprop="itemReviewed" itemscope itemtype="http://schema.org/Restaurant">    <span itemprop="name">Legal Seafood</span>  </div>  <span itemprop="reviewRating" itemscope itemtype="http://schema.org/Rating">    <span itemprop="ratingValue">4</span>  </span> stars -

   <b>"<span itemprop="name">A good seafood place.</span>" </b>  <span itemprop="author" itemscope itemtype="http://schema.org/Person">    <span itemprop="name">Bob Smith</span>  </span>  <span itemprop="reviewBody">The seafood is great.</span>  <div itemprop="publisher" itemscope itemtype="http://schema.org/Organization">    <meta itemprop="name" content="Washington Times">  </div></div>

Bila anda menggunaka format seperti pada contoh di atas, maka secara default semua postingan akan terkena review. Hal ini tentunya sangat cocok bila semua postingan anda memang berisi review. Pembatasan bisa saja dilakukan menggunakan tag kondisional berdasarkan label tertentu. Dan ini berlaku misalnya pada halaman Privacy Policy atau Disclaimer.

Lalu bagaimana apabila blog anda adalah gado-gado, dan hanya postingan-postingan tertentu saja yang berisi review? Cukup mudah, gunakan saja format JSON-LD. Contoh sintaks-nya adalah :

<script type="application/ld+json">
{  "@context": "http://schema.org/",  "@type": "Review",  "itemReviewed": {    "@type": "Restaurant",    "name": "Legal Seafood"  },  "reviewRating": {    "@type": "Rating",    "ratingValue": "4"  },  "name": "A good seafood place.",  "author": {    "@type": "Person",    "name": "Bob Smith"  },  "reviewBody": "The seafood is great.",  "publisher": {    "@type": "Organization",    "name": "Washington Times"  }}</script>

Sesuai dengan judul, maka penggunaan JSON-LD ini akan saya bahas secara lebih detail. Kata-kata yang saya beri warna merah adalah yang harus diubah sesuai kebutuhan anda.

Ketika anda selesai menulis sebuah postingan tentang review, jangan dulu di-publish. Silahkan beralih dari mode Compose ke mode HTML. Selanjutnya letakkan sintaks JSON-LD yang telah anda susun sesuai kebutuhan itu di bagian bawah postingan. Setelah itu baru di-publish.

Pada hasil pencarian nanti mungkin tidak akan serta-merta postingan anda menampilkan deretan bintang review. Tunggulah beberapa hari.

Itulah sedikit penjelasan saya tentang implementasi JSON-LD. Bahan rujukannya bisa anda dapatkan di link resmi Structured Data Markup.

Perhatian, terutama untuk para newbie yang senang coba-coba!

Hati-hati memasang Rich Snippet karena tujuannya memang bukan untuk gaya-gayaan. Menurut Google Quality Guidelines, hal-hal yang dilarang menggunakan Rich Snippet adalah :

Avoid the following techniques:

  • Automatically generated content
  • Participating in link schemes
  • Cloaking
  • Sneaky redirects
  • Hidden text or links
  • Doorway pages
  • Scraped content
  • Participating in affiliate programs without adding sufficient value
  • Loading pages with irrelevant keywords
  • Creating pages with malicious behavior, such as phishing or installing viruses, trojans, or other badware
  • Abusing rich snippets markup
  • Sending automated queries to Google









IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: