Salah-Satu Penyebab Hosting Terkena Suspend

Beberapa tahun yang lalu kami pernah mengalami Suspend Hosting. Untuk situs Kontak Banten yang saat itu menggunakan Wordpress Self Hosting.

Penyebab hosting tersebut ditahan adalah karena penggunaan resource CPU yang melebihi kuota. Dan sang CPU bekerja keras hingga melebihi kuota, dalam kasus kami kemungkinan besar, adalah karena trafik yang tinggi.

Berikut adalah penjelasan dari penyedia layanan terkait kasus hosting suspend yang kami alami :

Sebagai informasi, berikut adalah kuota penggunaan resource CPU yang kami berikan:

1. Batas Hits dan atau Visitors harian
- Hosting Gratis : visitor 500 per hari dengan hits / visitors rate 60%
- Hosting Premium : visitor 5.000 per hari dengan hits / visitors rate 1000%
- Hosting Bisnis : visitor 10.000 per hari dengan hits / visitors rate 20000%
2. Batas penggunaan resource CPU server

- Hosting gratis : diizinkan menggunakan maksimal 10% resource cpu server selama 60 detik
- Hosting berbayar (premium dan bisnis) : diizinkan menggunakan maksimal 25% resource cpu server selama 300 detik.

Batasan server kami berikan karena Anda berada dalam layanan shared hosting (berbagi dengan pengguna lainnya).

Untuk meningkatkan batasan (limit), bagi client dengan Paket FREE, silahkan meng-upgrade ke layanan Premium/Bisnis. Paket Premium, silahkan meng-upgrade ke layanan Bisnis/VPS.

Dan client Paket Bisnis, silahkan meng-upgrade ke layanan VPS -> http://www.idhostinger.com/hosting-vps.

Begitulah, ujung-ujungnya harus ada upgrade layanan, dan tentu saja itu tidak gratis. Dan sang webmaster terpaksa harus pasrah manakala kucuran dana itu menjadi kewajiban atau kewenangan manajemen.

Bagi seorang webmaster tentu saja memiliki kepuasan tersendiri bila situs yang dikelolanya memiliki trafik yang tinggi. Terlebih bila trafik tersebut lahir dari ketelatenannya melakukan sejumlah kiat dan sosialisasi. Namun trafik tinggi tersebut memiliki resiko tersendiri yakni berupa ancaman banned atau suspend.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

No comments: