Prinsip-Prinsip Mencari Uang Melalui Internet


Prinsip-Prinsip Mencari Uang Melalui Internet

Bagi sebagian orang mencari uang melalui internet sudah bukan lagi sebuah visi, apalagi sekedar khalayan, tapi sudah merupakan keseharian.

Nama-nama seperti Larry Page yang sukses dengan Google-nya, atau Mark Zuckerberg yang sukses dengan Facebook-nya adalah contoh nyata para milyarder dunia yang mampu bermandikan uang melalui internet. Jika demikian halnya maka secara prinsip kita harus mengakui, bersama-sama melakukan anggukan universal, bahwa mencari uang melalui internet bukanlah hal yang mustahil.

Bila contoh di atas kurang, maka Lazada, Bhineka, Tokopedia, Bukalapak, Olx, dan sejenisnya adalah contoh-contoh lain yang sama konkritnya. Maka jika tidak mustahil secara prinsip, lalu bagaimana mengejawantahkan itu untuk seseorang yang baru memiliki niat? Tentang hal ini ada beberapa hal yang ingin penulis kupas. Semoga pembaca berkenan membacanya hingga tuntas.

Di dunia media online kita mengenal nama-nama seperti Detik, Republika, Kompas, Viva, dan lain-lain yang juga mampu menangguk penghasilan tetap dari internet.

Bagaimana Semestinya Artikel Ini Dipahami?

Bagi anda yang memahami dasar-dasar manajemen dan organisasi tentu akrab dengan istilah PDCA yang merupakan singkatan dari Plan, Do, Check, Action. Terkait dengan itu saya menggunakan terminologinya dalam pembahasan kali ini.

Plan adalah tahapan merencanakan, Do adalah tahapan mempersiapkan, Check adalah tahapan memeriksa hasil persiapan, dan Action adalah melakukan kegiatan yang menjadi target dengan memanfaatkan hasil persiapan tadi.

Prinsip atau Tahapan Pertama : Bersikap Netral!

Prinsip pertama yang harus dijadikan pegangan adalah bersikap netral terhadap eksistensi internet. Bahwa di internet ada hal-hal baik dan adapula hal-hal buruk telah kita ketahui bersama. Adalah sebuah kenyataan bahwa misalnya di internet banyak tersebar virus komputer tapi di internet pula kita bisa memperoleh anti virusnya. Bahwa di internet banyak informasi sampah yang menyesatkan adalah benar, tetapi di internet pula kita bisa memperoleh hal kebalikannya.

Prinsip atau Tahapan Kedua : Tanamkan Niat Yang Kuat

Tanamkan niat yang kuat bahwa anda akan mencari uang di internet, entah itu sebagai usaha sampingan ataupun usaha pokok. Niat yang kuat memang tidak menjamin keberhasilan, apalagi jika lemah.

Prinsip atau Tahapan Ketiga : Lakukan Inventarisasi!

Banyak ragam yang bisa dijadikan bahan bila anda memang berniat mencari uang melalui internet, bahkan bila anda tergolong orang yang tidak expert sekalipun. Inventarisasi diri perlu dilakukan untuk mengambil ragam yang pas dengan diri anda.

Bila anda termasuk seseorang yang bisa menulis berita dan senang menjelajah, tapi anda tidak memiliki kemampuan untuk membangun sebuah situs entah berupa blog atau website,  maka ini bukan sebuah masalah besar. Anda bisa bergabung dengan seseorang yang mumpuni dalam hal membangun sebuah situs tapi ia tidak mampu mengisinya. Kerjasama seperti ini mungkin malah akan lebih erat karena ada unsur saling membutuhkan.

Bila anda memiliki sebuah toko serba ada yang lumayan besar, atau sebuah home industri kerajinan, maka anda bisa menjadi seorang internet marketer. Selain dijual secara offline, produk-produk andapun bisa dijual secara online.

Bila anda bernaluri sebagai seorang blogmaster atau webmaster, mampu membangun sebuah situs sekaligus mengisinya, maka sebenarnya anda bisa mengambil hampir semua ragam. Sekurang-kurangnya bisa menjadi publiser iklan.

Bersikap netral, menanamkan niat yang kuat, dan melakukan inventarisasi adalah termasuk ke dalam unsur perencanaan yang matang. Pada tahapan ini yang anda lakukan hanyalah berpikir dan berpikir. Ini adalah tahapan Plan atau perencanaan.

Prinsip atau Tahapan Keempat : Persiapkan Sarana!

Sarana utama bila anda ingin memperoleh penghasilan dari internet ya harus memiliki akses internet. Akses tersebut bisa anda dapatkan dengan berbagai macam cara. Dan salah-satu cara yang termasuk umum ditempuh adalah menggunakan jasa warnet. Sampai di sini anda telah sampai pada tahapan Do. Anda sudah mulai bekerja secara real dan bukan sekedar memikirkannya.

Bila anda seorang blogger, pada tahapan ini anda bisa menentukan dan mewujudkan sebuah niche blog, nama TLD, ragam template yang dipakai, pengunjung dari mana saja yang anda harapkan, dan lain sebagainya.

Pada tahapan Do ini sangat mungkin anda berhadapan dengan berbagai hambatan. Misalnya saja dari sisi kemampuan membangun kerangka web atau blog.Sebenarnya ini adalah sebuah kesempatan untuk belajar. Termasuk di antaranya belajar menulis artikel.

Tidak tertutup kemungkinan pada tahap ini anda melakukan berbagai eksperimen, termasuk di antaranya adalah bongkar-pasang template. Atau mungkin anda belajar dan bereksperimen tentang SEO Onpage dan SEO Offpage. Dunia teknologi informasi senantiasa berkembang. Jangankan bagi para pemula, bahkan seorang webmaster-pun tetap dituntut untuk terus belajar.

Prinsip atau Tahapan Kelima : Periksa Hasil Persiapan!

Di sini anda telah masuk pada tahapan Check. Anda bisa me-review ulang apa-apa yang sudah dihasilkan pada tahapan sebelumnya.

Untuk melakukan pengecekan pada sebuah blog atau website maka sekurang-kurangnya anda harus memahami operasional dasar Google Webmaster dan Google Analytics.  Tanpa menguasai dasar-dasar kedua tools tersebut anda tidak akan bisa melakukan pengecekan standar.

Hasil pengukuran kedua tools tersebut akan menunjukkan apakah website atau blog anda sudah layak bersaing atau belum.

Prinsip atau Tahapan Keenam : Action!

Jika hasil persiapan sudah menunjukkan hasil bagus, maka tibalah saatnya bagi anda untuk action pada pekerjaan yang merupakan muara dari tahapan-tahapan sebelumnya. Di sini anda bisa rutin mempublikasikan artikel, mempublikasikan berita, memasarkan produk, dan sebagainya.

Bila pada tahapan keempat anda menulis artikel dalam rangka bereksperimen atau ujicoba, maka pada prinsip keenam ini sudah bukan waktunya bereksperimen lagi tetapi harus sudah memiliki standar yang baku.

Setelah berjalan sekian lama tentulah dibutuhkan evaluasi hasil. Di sini secara rutin anda bisa melakukan apa-apa yang ada pada tahapan kelima.

Bagaimana Dengan Saya?

Hehehe, selama ini saya memperoleh penghasilan tetap dari sedikit keahlian saya di bidang teknologi informasi. Dan penghasilan sampinganpun, tidak rutin dari sisi waktu dan sangat bervariasi dari sisi nilai nominal, saya peroleh dari bidang ini pula. Dengan demikian apa yang saya paparkan ini bukan ngecap tapi semacam dorongan atau motivasi bagi anda yang ingin memulai.

Saya juga memasang Google Adsense untuk yang keduakalinya setelah sebelumnya kena banned. Penghasilan dari Google Adsense akhir-akhir ini agak seret. 

Yang Tidak Boleh Kita Lupakan

Manusia hanya diberi hak untuk meniatkan, merencanakan, mempersiapkan, mengerjakan, dan mengevaluasi. Adapun hasil akhir tetap berada pada keputusan-keputusan atau takdir dari-NYA. Karena itu seberapapun hasil halal yang kita dapat sudah selayaknya untuk tetap disyukuri.

IKLAN INI BUKAN BAGIAN DARI ARTIKEL

2 comments: