Kamis, 03 Desember 2015

Pengertian Trafik Organik Dan Fungsinya

Pengertian Trafik Organik Dan Fungsinya
Dari mana sajakah kah sebuah website atau blog memperoleh kunjungan demi kunjungan sehingga tercipta trafik atau lalu-lintas? Bisa jadi dari :

1.  Dari penggemar, pengagum, atau pengikut

Hal ini terjadi pada blog seorang artis, selebritis, atau tokoh misalnya. Mereka yang mengunjungi blog jenis ini, mau membuka blog tersebut, karena terdorong oleh keinginan untuk terus mengetahui aktifitas atau berita dari pemilik blog. Bukan berita umum tapi berita khas yang ditulis oleh si pemiliknya sendiri.

2.  Dari user, member, atau karyawan

Ketika Facebook tidak henti-hentinya dikunjungi secara masif selama 24 jam, ketika anda rajin membuka situs jual-beli online, ketika bapak A rajin mengunjungi situs perusahaan tempat ia bekerja, maka ini digolongkan kunjungan dari user, member, atau karyawan.

3. Dari Informasi mulut ke mulut

Ketika dulu Friendster booming, saya memperoleh beritanya dari mulut ke mulut. Dan itu terjadi lagi ketika Facebook mulai populer. Dari berita itulah saya membuka situs Friendster dan beberapa tahun kemudian membuka situs Facebook. Buka, daftar, dan memanfaatkan fitur-fitur sosial medianya.

4.  Dari kegiatan browsing atau surfing

Suatu saat anda membutuhkan informasi tentang sesuatu, dan anda memutuskan untuk mencarinya di internet.  Anda membuka situs mesin pencari seperti Google, Yahoo, atau Bing kemudian memasukkan kata-kata tertentu untuk ditelusuri. Hasil penelusuran merujuk pada beberapa situs atau blog lalu anda baca satu per satu, terutama yang ada di baris lima teratas.

Dari keempat sumber kunjungan di atas, yang disebut lalu-lintas atau trafik organik adalah yang nomor 4. Lalu bagaimanakah sistematika kerjanya? Yuk kita lanjutkan.

Ketika sebuah website atau blog dipublikasikan di internet, maka cepat atau lambat ia akan mengalami crawling dari search enginee untuk dikumpulkan data-datanya. Hasil crawling tersebut bisa berupa url, sebagian atau potongan-potongan artikel, feed url, ataupun data-data lainnya. Data-data tersebut disimpan di server search enginee yang bersangkutan. Selanjutnya akan ditampilkan sesuai dengan permintaan dari para pencari. Pada sisi inilah sebenarnya tindakan-tindakan optimasi SEO dari pengelola website diperlukan.


Saat seorang pengelola website/blog melakukan Search Engine Optimazion maka sesungguhnya ia sedang berusaha agar yang ia publikasikan di internet segera dikenali oleh search enginee pada urutan teratas, minimal lima besar. Dengan cara begitu maka peluang ia untuk memperoleh trafik organik akan tinggi.

Untuk poin 1 dan 2 tentu tidak semua pemilik website atau blog memperoleh kesempatan tersebut. Hanya para pesohor atau public figur yang memiliki kesempatan tersebut. Meskipun mungkin banyak di antara mereka yang menugaskan seseorang secara khusus untuk mengisi blog-nya, tetapi apapun yang dipublikasikan oleh blog tersebut adalah representasi dari dirinya. Dan untuk mempublikasikan blog-nya tersebut, seorang selebritis tidak perlu bersusah-payah memanfaatkan kerja alami search enginee. Cukuplah sang selebritis tersebut mempromosikannya saat tampil di televisi, saat diwawancara oleh wartawan, atau membagikan link-nya di sosial media.


Untuk poin 3 tentu saja berlaku hingga saat ini, dan inipun tidak memerlukan peran search enginee.
Hingga di sini saya pikir para pembaca telah bisa menyimpulkan apa fungsi trafik organik bagi sebuah situs.

Konsep Trafik Organik berfungsi untuk memberikan keadilan kepada semua situs atau penayang yang dibangun oleh kaum kebanyakan. Dengan adanya konsep ini maka eksistensi sebuah situs tidak lagi hanya sekedar didasarkan pada popularitas si penulis tetapi lebih kepada kualitas tulisannya. 

Maka beruntunglah para pengelola website dan blog ketika lalu lintas atau trafik organik ini dihitung berdasarkan poin 4, yaitu kunjungan yang bersumber dari search engine. Dengan cara seperti itu maka semua akan berlomba di jalur yang sama, yaitu pada Search Engine Optimization atau SEO.

Demikianlah artikel dari Kontakmedia yang berjudul Pengertian Trafik Organik Dan Fungsinya, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.