Selasa, 12 Februari 2019

Kisah Sukses Budidaya Bebek dari Tepure


Kisah Sukses Budidaya Bebek dari Tepure - Tahun 1998 PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk giat melaksanakan Program Pembinaan Usaha Kecil di sektor peternakan, komoditi spesifiknya adalah budidaya bebek. Diikuti oleh ratusan orang warga Banten, seperti biasa semua dimulai dari Program Perintisan Usaha Kecil.

Program Perintisan Usaha Kecil ditujukan bagi mereka yang belum memiliki usaha, kepada mereka diberikan pelatihan dan modal. Salah-seorang pesertanya bernama Muhit, penduduk pribumi Cilegon di daerah Tepure.

Tahun 1998 adalah masa dimana Indonesia mengalami krisis ekonomi yang parah, keadaan ini menimbulkan PHK dimana-mana, Muhit adalah salah-seorangnya yang terdampak. Setelah melalui proses yang cukup panjang, takdir membawanya untuk menjadi bagian dari Mitra Binaan Krakatau Steel.

Setelah mengikuti Program Perintisan Usaha Kecil, Muhit memulai usahanya sebagai pembudidaya bebek, lingkup usahanya adalah ternak hingga produksi telur asin. Semuanya dilakukan tidak dengan mudah, Muhit mengalami jatuh-bangun. Tapi semua itu tidak menyurutkan semangatnya. Ia terus berusaha dan berusaha.

Sedikit demi sedikit usaha keras Muhit menampakkan hasil, sekarang ia telah berada pada fase pengembangan usaha. Dengan tetap menjalin hubungan kemitraan, Muhit pada akhir tahun 2018 kembali mengajukan pinjaman ke Divisi Community Development PT. Krakatau Steel.

Kini Muhit berstatus sebagai Mitra Unggulan. Daging bebek hasil ternaknya, bebek Peking F1, banyak diserap oleh berbagai hotel dan restoran. Lalu telur bebek mentahnya banyak diserap pasar, di antaranya oleh para penjual martabak se-Cilegon. Kemudian satu lagi produknya adalah telur asin yang kualitasnya tidak kalah oleh Brebes.

Program Kemitraan & Bina Lingkungan memiliki empat pilar yaitu Pengurangan Jumlah Penduduk Miskin, Pengurangan Jumlah Pengangguran, Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi, dan Pelestarian Alam. Melalui mitra binaan seperti Muhit, diharapkan semua pilar tersebut bisa dicapai. Semuanya diawali oleh kondisi dimana mitra binaan dapat tumbuh kembang & mandiri.

Kini Muhit telah memiliki sekitar lima karyawan harian, dan itu sudah cukup sebagai awal keberhasilan. Divisi Community Development PT. Krakatau Steel akan terus membinanya hingga usaha yang bersangkutan semakin berkembang. Semoga.

PROFIL MITRA
Nama : Ihat Sulihat
Tempat tanggal lahir : Serang, 15 Februari 1972
Jenis kelamin : Perempuan
Alamat : Link. Martapura Rt 001/003, Kecamatan Jombang, Cilegon
Sektor usaha : Peternakan
Komoditi usaha : Budidaya Bebek
Alamat usaha : Link. Martapura Rt 001/003, Kecamatan Jombang, Cilegon
Jumlah karyawan : 6 orang
Omset per tahun : 1.2 milyar

Demikianlah artikel dari Kontakmedia yang berjudul Kisah Sukses Budidaya Bebek dari Tepure, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.

Lucky Bachtiar

Seorang blogger pemula yang tidak lagi muda