Senin, 20 Juli 2020

Komoditi Laris Di Masa Pandemi Covid-19

   
Komoditi Laris Di Masa Pandemi Covid-19 - Di Indonesia kasus positif Covid-19 mula-mula terdeteksi pada tanggal 2 Maret 2020, itu artinya telah empat bulan lamanya sejak saat itu Indonesia termasuk negara yang terkena Pandemi Covid-19.

Sebagian besar negara maju telah mencatatkan pertumbuhan ekonomi negatif - PDB mereka jatuh- dalam periode Januari sampai Maret 2020, sehingga dampak ekonomi virus corona mulai terasa. Berbagai dinamika tidak terkecuali terjadi juga di Indonesia tentunya.

Di antara dinamika yang bisa dicatat adalah komoditi apa saja yang laris. Berikut adalah faktanya :

MASKER

Komoditi laris yang pertama adalah masker. Masker berfungsi untuk melindungi tubuh dari komponen berbahaya yang masuk melalui mulut dan atau hidung. Ada masker bedah, masker debu, dan masker wajah, yang dapat diklasifikasikan secara luas sesuai dengan aplikasi dan tujuannya.

Selain masker umum, ada juga yang sesuai standar N95 , tahan debu, tahan gas, untuk eksperimen juga evakuasi, kamar bersih, dan lain-lain. Selain itu ada masker udara, respirator udara, tudung debu, dan sebagainya. Ada juga tipe harness untuk kaleng absorbent, filter dan katup intake.

Di saat pandemi Covid-19 ini konsumsi masker di masyarakat meningkat sangat drastis. Hal ini didasari oleh alasan teknis yaitu diharapkan masker mampu menjadi pelindung agar virus Covid-19 tidak masuk melalui mulut dan atau hidung.

TERMOMETER

Komoditi terlaris berikutnya adalah termometer. Termometer diambil dari Bahasa Yunani yaitu thermo dan meter, dimana thermo berarti panas dan meter berarti untuk mengukur. Jadi termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur maupun menghitung perubahan suhu (temperatur) suatu zat.

Di antara gejala yang mungkin timbul ketika seseorang terjangkit virus Covid-19 adalah suhu tubuhnya naik. Dengan menggunakan termometer hal ini mudah dideteksi.

Termometer yang umum digunakan selama pandemi ini beragam, mulai dari yang konvensional hingga yang hitech.

SANITASI TANGAN

Sanitasi tangan adalah cairan atau gel yang umumnya digunakan untuk mengurangi patogen pada tangan. Pemakaian penyanitasi tangan berbasis alkohol lebih disukai daripada mencuci tangan menggunakan sabun dan air pada berbagai situasi di tempat pelayanan kesehatan.

Dengan menggunakan cairan penyanitasi tangan ini diharapkan kuman, bakteri atau virus bisa mati.

WASTAFEL

Komoditi berikutnya adalah wastafel, dengan mudah kita menemukannya di tempat-tempat publik. Bersama dengan cairan sanitiser, wastafel menjadi sarana pencuci tangan yang umum di masa pandemi ini.

Bentuk wastafel yang digunakan tentu beragam, juga bahannya.

Demikianlah artikel dari Kontakmedia yang berjudul Komoditi Laris Di Masa Pandemi Covid-19, semoga bermanfaat. Dan terima kasih untuk Anda yang telah berkunjung ke blog ini.